PBB Desak Penyelidikan Kematian Alexei Navalny di Penjara

Jakarta – Tokoh oposisi yang kerap mengkritik Kremlin dan Presiden Rusia Vladimir Putin, Alexei Navalny, tewas di penjara. Sekjen PBB Antonio Guterres mengaku terkejut atas kematian Alexei Navalny di penjara.
“Sekretaris Jenderal terkejut dengan laporan kematian tokoh oposisi Alexei Navalny dalam penahanan,” kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric dilansir AFP, Sabtu (17/2/2024).

Dujarric mengatakan Gutters mendesak penyelidikan kredibel dan transparan mengenai kematian Navalny di dalam penjara.

“Guterres menyerukan penyelidikan penuh, kredibel, dan transparan mengenai laporan kematian Navalny di dalam tahanan,” kata Dujarric.

Alexei Navalny Tewas di Penjara
Sebelumnya diberitakan, Alexei Navalny, dilaporkan tewas di penjara, di distrik Yamalo-Nenets. Dia disebut tewas karena tidak enak badan setelah berjalan-jalan.

Dilansir CNN dan BBC, Jumat (16/2), layanan penjara di distrik Yamalo-Nenets mengatakan dia merasa tidak enak badan setelah berjalan-jalan pada hari ini waktu setempat. Dia disebut kehilangan kesadaran.

“Dia hampir segera kehilangan kesadaran,” katanya dalam sebuah pernyataan

Tim medis darurat penjara pun dipanggil setelah itu terjadi. Tim medis disebut berupaya menyadarkannya tetapi tidak berhasil.

“Dokter darurat menyatakan tahanan itu meninggal. Penyebab kematiannya sedang diketahui,” lanjut keterangan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*