Kementerian BUMN & BRI Resmikan Rumah BUMN di Tarutung

BRI

Kementerian BUMN RI dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) meresmikan “Rumah BUMN” di Tarutung, pada Jumat (24/2) lalu. Khusus III Kementerian BUMN, Arya Mahendra Sinulingga mengungkapkan, Rumah BUMN berupaya hadir untuk memberi kontribusi kepada masyarakat.

“Rumah BUMN aktifnya bukan main. Semoga ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan-kegiatan yang meningkatkan pengembangan usaha,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (27/2/2023).

Selain untuk membantu UMKM berkembang, kata dia, Rumah BUMN menjadi wadah kolaborasi. Meliputi pengembangan UMKM, pusat koordinasi satgas bencana, co-working space, basecamp millenial, dan sosialisasi program KUR dan kemitraan lainnya.

Diketahui Rumah BUMN tersebut diresmikannya berkat peran dan kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Ketenagakerjaan, serta institusi terkait yang memberikan dukungannya terhadap pelaku UMKM.

Rumah BUMN ini berlokasi di Jalan Raja Johannes Hutabarat, Kelurahan Partali Toruan, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Adapun rumah ini mengakomodasi 40 pelaku di wilayah Tapanuli Utara, khususnya empat kategori UMKM, yakni fashion, food & beverages, aksesoris, dan home décor.

Secara detail, UMKM tersebut, yakni ulos dengan pewarna alami, pakaian bermotif ulos (outer, jas, dan lainnya), rajutan topi tas dan sepatu, hiasan rumah dengan karya gorga batak, gitar Sipoholon, dodol keripik-keripik kering, benang pewarna alami, kacang sihobuk, bubuk kopi robusta, keranjang rotan, bolen pisang, madu, dan kerajinan pandai besi.

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa perseroan berupaya memberikan kontribusi bagi masyarakat dan ekonomi Indonesia.

“Pembukaan Rumah BUMN ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM, sehingga dapat terbangun UMKM yang berkualitas,” katanya.

Diketahui, saat ini total Rumah BUMN yang beroperasi di Indonesia mencapai 250 unit, di mana sebanyak 54 unit dimiliki oleh BRI. Di samping itu, lebih dari 570 ribu UMKM terdaftar di website Rumah BUMN secara nasional, dengan jumlah pelatihan mencapai lebih dari 20 ribu pelatihan.

“Dengan dibukanya Rumah BUMN ini, diharapkan UMKM di Tarutung dan sekitarnya mampu terus berkembang serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya, sehingga memiliki daya saing yang tinggi,” ujarnya.

Anggota Komisi VI DPR RI Martin Manurung juga mengatakan, kinerja yang bagus BUMN diimbangi dengan kinerja BUMN terhadap rakyat.

“Terima kasih kepada BUMN (BRI) yang sudah membangun Rumah BUMN. Masyarakat jangan sampai sungkan datang ke Rumah BUMN, ini rumah kita semua. Kita harus betul-betul manfaatkan. Inilah rumah rakyat, silakan datang dan manfaatkan fasilitasnya,” ujarnya.

Dia berharap, Rumah BUMN dapat menjadi menjadi center of excellence dan mampu meningkatkan usaha rakyat di Tapanuli Utara.

Sebagai informasi, UMKM menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia. Di mana saat ini, jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 62 juta unit usaha dan sebagian besar merupakan para pelaku usaha mikro.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM pada 2018, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pun juga mencapai lebih dari 62% atau kurang lebih sekitar Rp 8.000 triliun.

Tak hanya itu, UMKM juga tercatat memiliki serapan tenaga kerja yang tinggi. Data Kementerian Perindustrian menyebut penyerapan tenaga kerja UMKM mencapai 97% dari total tenaga kerja di Indonesia atau lebih dari 117 juta masyarakat Indonesia menggantungkan hidup di UMKM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*