Harta Bos Maktour Naik Rp 900 M Dalam 5 Bulan, Kok Bisa?

Direksi dan Komisaris PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) didampingi Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Sihar Manullang (paling kanan) dan M. Khairnadhif Kasyfillah dari Maktour Group (dua dari kanan) saat pencatatan perdana saham MKTR di Main Hall BEI, Selasa (08/11/2022).

Fuad Hasan Masyhur, pengusaha yang juga merupakan politisi dari Partai Golkar mencatatkan kenaikan harta kekayaan yang signifikan setelah perusahaan miliknya sukses melantai di bursa.

Fuad merupakan pemegang saham terbesar dan juga bertindak sebagai pengendali Menthobi Karyatama Raya (MKTR), emiten sawit yang baru melantai akhir Oktober tahun lalu.

Sebelumnya MKTR sukses melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) saham perusahaan di harga Rp 120 dan mampu menggalang dana Rp 300 miliar.

Kepemilikan saham Fuad di Menthobi setelah terdilusi pasca IPO tercatat masih mencapai 71,32% secara total, dengan 68,97% dimiliki langsung dan sisanya secara tidak langsung lewat kepemilikan di PT Maktour Bangun Persada.

Ketika resmi melantai di harga IPO, kekayaan Fuad dari kepemilikan saham di MKTR tercatat mencapai Rp 1,03 triliun.

Pada perdagangan Rabu (8/3) pagi, saham MKTR tercatat ditutup di harga RP 226 per saham atau telah mengalami kenaikan 88,33% dengan total kapitalisasi pasar Rp 2,71 triliun.

Artinya total kekayaan Fuad dari kepemilikan saham langsung dan tidak langsung di MKTR saat ini tercatat mencapai Rp 1,93 triliun. Artinya dalam kurun waktu kurang dari lima bulan sejak IPO perusahaan, harta kekayaan Fuad telah mengalami kenaikan hingga Rp 900 miliar atau nyaris Rp 1 triliun.

Saham Fuad Bisa Langsung Dilego Pasca IPO?

Berdasarkan Peraturan OJK No 25/2017, seluruh saham yang dimiliki oleh Fuad Hasan Masyhur sejatinya tidak dikenai periode penguncian (lock up), yang mana artinya saham yang dimiliki tidak boleh dijual dan ditransaksikan.

Akan tetapi dalam prospektus IPO, manajemen perusahaan menyebutkan bahwa untuk memberikan rasa aman kepada investor, pemegang saham utama dan pengendali perusahaan tidak akan melepas posisinya sebagai pengendali hingga 12 bulan pernyataan pendaftaran menjadi efektif.

“Dalam rangka memberikan perlindungan kepada pemegang saham publik, berdasarkan Surat Pernyataan Pengendali tertanggal 15 Juli 2022, menyatakan bahwa Fuad Hasan Masyhur tidak akan mengalihkan kepengendaliannya dalam jangka waktu 12 bulan setelah Pernyataan Pendaftaran menjadi efektif,” ungkap prospektus IPO Menthobi.

Artinya Fuad dapat melepas kepemilikan sahamnya atau berhenti menjadi pengendali mulai tangga 28 Oktober 2023, atau sekitar empat bulan sebelum pemilihan umum 2024.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*