Dear Investor, Begini Titah Jokowi Soal Proyek IKN

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mulai membangun rumah jabatan menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN). (Instagram @ik_id)

Ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur terus dikebut. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Nusantono menyampaikan, jadwal atau timeline pemindahan IKN masih berjalan sebagai mestinya.

Dalam slide yang dibawakan dalam presentasi di Trans Media Group 10 Januari 2023 lalu, tahapan di 2022-2024 ini adalah pemindahan sebagian kantor pemerintahan, lalu 2025-2029 Penguatan area Inti IKN, Pengembangan perumahan, kantor dan komersial.

Kemudian di 2030-2034 penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan industri berteknologi tinggi, selanjutnya di 2035-2039 penuntasan seluruh infrastruktur dan ekosistem tiga-kota untuk mempercepat pertumbuhan Kalimantan. Sementara tahun 2040-2045 masuk ke rencana Penguatan status sebagai Kota Dunia Milik Semua.

“Target 2024, terbangunnya satu ekosistem utuh di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP),” ungkap Bambang melalui slide tersebut, dikutip Senin (16/1/2023).

KIPP terbagi menjadi 3 Sub-area mulai dari Sub-area 1A seluas 2.876 ha, Sub-area 1B dengan luas 2.037 ha dan Sub-area 1C seluas 1.758 ha.

“Prioritas pengembangan 2024 ialah Sub-area 1A dengan Total area 2.876 ha dan area pengembangan 921 ha yang memiliki fungsi utama sebagai pusat pemerintahan, didukung oleh ekosistem yang berfungsi penuh,” tulis Bambang.

Adapun total luas daratan dan perairan IKN mencapai 324.332 ha dengan luas daratan 256.142 Ha, KIKN Area Perkotaan seluas 56.180 ha, KP-IKN Kawasan Pengembangan dengan luas 199.962 ha, KIPP Kawasan Inti Pusat Pemerintahan 6.671 ha dan area perairan 68.188 ha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*